Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata


Tinggalkan komentar

La Galigo

La Galigo adalah karya sastra terpanjang dan terbesar di dunia yang setara dengan kitab Mahabharata dan Ramayana dari India serta sajak-sajak Homerus dari Yunani,” ungkap R.A, Kern.

La Galigo ada di antara abad 13 dan ke 15 dalam bentuk puisi bahasa bugis kuno, ditulis dalam huruf Lontara kuno Bugis. Puisi ini terdiri dalam sajak bersuku lima dan selain menceritakan kisah asal usul manusia, juga berfungsi sebagai almanak praktis sehari-hari.

“tidak usah khawatir bila anak kita kelak menjelma manusia lalu mengalami cobaan hidup di Bumi. Karena, memang sudah menjadi hukum Bumi bahwa sesungguhnya hidup adalah cobaan. Bukanlah manusia namanya bila tidak dicoba. Juga, bukanlah manusia bila tidak tahan menghadapi cobaan”

Epik ini dalam masyarakat Bugis berkembang sebagian besar melalui tradisi lisan dan masih dinyanyikan pada kesempatan-kesempatan tradisional Bugis.

Versi tertulis hikayat ini yang paling awal diawetkan pada abad18, di mana versi-versi yang sebelumnya telah hilang Akibatnya, tidak ada versi Galigo yang pasti atau lengkap, namun bagian-bagian yang telah diawetkan berjumlah 6.000 halaman.

Bahkan, tidak tanggung-tanggung, sejarawan dan ilmuwan Belanda, Sirtjof Koolhof, menyebutnya sebagai karya sastra terpanjang di dunia, mengalahkan Mahabharata dan yang lainnya.300.000 baris teks, membuatnya menjadi salah satu karya sastra terbesar.

la galigo


3 Komentar

Spring Fiesta – Pesta Musim Semi

spring2

Antologi Puisi Bilingual SPRING FIESTA [Pesta Musim Semi] adalah antologi puisi yang diikuti oleh 63 penyair dari 9 negara [Libia, Arizona, Serbia, Pakistan, India, Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Indonesia]. Antologi yang diterbitkan oleh INDONESIAN AND ENGLISH POETRY Group dan Araska Publisher ini akan diluncurkan di Sanggar Satoeempatsatoe Indonesia,

pada Sabtu 25 Mei 2013/19.30-21.30 WIB (Halaman Olah Raga SMP PGRI I, Jl, perintis Kemerdekaan II, Kompleks Perkantoran, Cikokol, Tangerang. Kepada seluruh kawan peserta dan pecinta sastra di mana saja berada diharapkan kehadirannya. Terima kasih


Pengantar  Kurator

IBARAT selembar sobekan peta, Buku Antologi Puisi Dua Bahasa SPRING FIESTA [PESTA MUSIM SEMI] ini adalah sebuah lembar wilayah yang berskala kecil, namun berhimpun aneka macam morfologi dan bentang alam yang dibedakan, lewat nama-nama sungai, kampung, gunung, sehingga memiliki keterangan dan deskripsi yang lengkap. Maka buku ini tampil untuk mewakili semua morfologi dari para penyair dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, yang masing-masing memiliki gairah dan genre bertutur yang sangat variatif.

Mengapa SPRING FIESTA [PESTA MUSIM SEMI] menjadi pilihan judul buku ini? Belajar dan berusaha menghormati nilai demokrasi dari semua penyair yang kemudian ditiadakan model pemberian judul buku dengan mengambil salah satu judul puisi dari salah satu penyair, maka suasana kebatinan yang fair ini akan dirasakan menjadi cukup enjoy, karena kemudian tak ada pengkultusan atas sebuah puisi. Karena terdapat anggapan: “Biarkan setiap puisi lahir, besar, dan mati dengan alami! Namun kelahiran dan kematian itu akan terus dikenang.”

S[An. Kurator: Budhi Wiryawan]


Tinggalkan komentar

Puisi-puisi sahabat

Puisi-puisi Sahabat


3 Komentar

Namaku Irena Zilinska

ahujan

Namaku Irena Zilinska,

Bertopi ranting kering bersepatu bulu

Kaki melepuh mengayuh langkah  berpeluh di padang pasir

dan bukit-bukit panas Siberia

Namaku Irena Zilinska

di langit terik tak kutemui burung Attar

yang kan membawaku ke tanah Tibet

yang kan mengajakku ke mata air bening

bumi ini seperti kering dan mati

Namaku Irena Zilinska

letakkan saja aku di tanah berhambur pasir tanpa air

biarkan jiwa berjalan di angan menuju cahayacahaya

dan pulang pada tanah merdeka tanpa perang

 

Juni 2011

dalam buku “Antologi Puisi” Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang -Festival Tangerang 2012 – Sekuntum Jejak Antologi Puisi


Tinggalkan komentar

Intonasi pada Puisi

Dalam karya sastra aspek irama ( ukuran waktu atau tempo ) juga penting dalam persoalan yang lebih penting adalah menerangkan sifat-sifat irama baik dalam puisi atau prosa. Dalam puisi irama merupakan factor penting. Sedangkan dalam prosa, irama dipahami seperti irama dalam percakapan sehari-hari.

Intonasi
Intonasi atau lagu kalimat berkaitan dengan ketepatan dalam menentukan keras-lemahnya pengucapan suatu kata. Intonasi dan artikulasi sangat berkaitan dengan irama. Irama merupakan unsur sangat penting dan jiwa dari sebuah puisi. Irama adalah totalitas dari tinggi rendah, keras lembut, dan panjang pendek suara. Irama puisi tercipta dengan melakukan intonasi.

Ada 3 jenis intonasi dalam pembacaan puisi:

 Intonasi dinamik, yaitu tekanan pada kata-kata yang dianggap penting.

 Intonasi nada, yaitu tekanan tinggi rendahnya suara. Suara tinggi menggambarkan keriangan, marah, takjub, dan lain sebagainya. Sementara, suara rendah mengungkapkan kesedihan, pasrah, ragu, putus asa, dan lain sebagainya.

 Intonasi tempo, yaitu cepat lambat pengucapan suku kata atau kata. 

Hal- hal yang perlu diperhatikan dalam membaca puisi :
Ketepatan ekspresi / mimik.
Ekpresi adalah pernyataan perasaan hasil penjiwaan puisi.
Mimik adalah gerak air muka.

kinesik yaitu gerak anggota tubuh.

Kejelasan artikulasi.
Artikulasi yaitu ketepatan dalam melafalkan kata- kata.

Timbre yaitu warna bunyi suara (bawaan) yang dimilikinya.

Irama puisi artinya panjang pendek, keras lembut, tinggi rendahnya suara.

Intonasi atau lagu suara. 
Dalam sebuah puisi, ada tiga jenis intonasi antara lain sebagai berikut :

Tekanan dinamik yaitu tekanan pada kata- kata yang dianggap penting.
Tekanan nada yaitu tekanan tinggi rendahnya suara.
Tekanan tempo yaitu cepat lambat pengucapan suku kata atau kata.

Pengertian Bunyi, Rima dan Irama pada Puisi


14 Komentar

Jenis-jenis Rima pada Puisi

Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama, namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi, yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan.

Rima
Rima (persamaan bunyi) adalah pengulangan bunyi berselang, baik dalam larik maupun pada akhir puisi yang berdekatan. Bunyi yang berima itu dapat ditampilkan oleh tekanan, nada tinggi, atau perpanjangan suara. Puisi-puisi yang bergaya rima kental biasanya adalah puisi-puisi melayu dan beberapa puisi angkatan dibwah penulis kontemporer. Mereka menulis puisi-puisi seperti bentuk pantun modern. Artinya ada beberapa bunyi yang sama pada setiap pengulangan bunyi yang berselang.

Irama
Irama atau ritme berhubungan dengan pengulangan bunyi, kata, frasa, dan kalimat. Dalam puisi, irama berupa pengulangan yang teratur suatu baris puisi menimbulkan gelombang yang menciptakan keindahan. Irama dapat juga berarti pergantian keras-lembut, tinggirendah, atau panjang-pendek kata secara berulang-ulang dengan tujuan menciptakan gelombang yang memperindah puisi.

Jenis- jenis Rima

 Rima sempurna, yaitu persama bunyi pada suku-suku kata terakhir.

Rima tak sempurna, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada sebagian suku kata terakhir.

Rima mutlak, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada dua kata atau lebih secara mutlak (suku kata sebunyi)

Rima terbuka, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku akhir terbuka atau dengan vokal sama.

Rima tertutup, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku kata tertutup (konsonan).

Rima aliterasi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada bunyi awal kata pada baris yang sama atau baris yang berlainan.

Rima asonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada asonansi vokal tengah kata.

Rima disonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapaat pada huruf-huruf mati/konsonan.


2 Komentar

Cinta tidak pernah meminta
ia senantiasa memberi
cinta membawa penderitaan
tetapi tidak pernah berdendam
tak pernah membalas dendam
Di mana ada cinta di situ ada kehidupan;
manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

(Mahatma Ghandi)


Tinggalkan komentar

Puisi-puisi cinta

cericit burung melempar ribuan tanya pada belukar

Berapa banyak anakanak lagikah akan lahir dari persetubuhan alam ?

Berapa banyak perempuan lagikah yang akan lahir dari rahim puisipuisi cinta ?

 

atau  wajah penuh amarah  yang akan lahir dari percikan api di langit malam ?

 

 

 

Puisi Perempuan itu menulis puisinya

Maret 2011

 

 

 


2 Komentar

Perempuan

Perempuan itu menulis Puisinya

 

pada sebuah lagu kutitip makna syair, nada dan irama yang sempurna

tentang perempuan yang meninggalkan tangisan

pada petapeta sajak di tubuhnya yang sunyi

serupa petualang yang memahat cinta hingga berlabuh di dermaga

 

Lalu memutuskan pulang dari perjalanan yang panjang

 

 

 

Puisi Prempuan itu menulis puisinya

Maret 2011

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.742 pengikut lainnya.