Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Majas dalam Puisi


Majas yang ada dalam puisi adalah :

1. Metafora, yakni pengungkapan yang mengandung makna secara tersirat untuk mengungkapkan acuan makna yang lain selain makna sebenarnya.
2. Metonimia, yakni pengungkapan dengan menggunakan suatu realitas tertentu, baik itu nama orang, benda, atau sesuatu yang lain untuk menampilkan makna-makna tertentu. 
3. Anafora, yakni pengulangan kata atau frase pada awal dua larik puisi secara berurutan untuk penekanan atau keefektifan bahasa. 
4. Oksimoron, yaitu majas yang menggunakan penggabungan kata yang sebenarnya acuan maknanya bertentangan. 

49 thoughts on “Majas dalam Puisi

  1. tulisan ini sangat berguna bagi saya.
    saya pecinta puisi n sering menulis puisi sndiri walaupun asal nulis n hanya dinikmati sendiri hehhee, pi skarang dngan adanya tulisan ini mnambah wawasan saya n trnyata puisi ada majasnya juga to hehe. …

    brikut puisi yg saya tulis ini;

    tanpa judul
    setidaknya pernah ada dalam diariku
    biarlah waktu menghargai atas kesungguhan itu
    maaafkan aku!
    maafkan masa itu!

    tanpa nama
    aku membuatmu terdampar di samudra luas seorang diri
    membuatmu berjalan diteriknya matahari siang,hanya sepi
    membuatmu terlepas bebas terbang pergi begitu saja
    aku tak bermaksud, tak ada niatku begini

    tanpa judul, tanpa nama
    aku membuatmu bimbang ya??
    tumbuh, timbul, dan tumbang dalam hilang
    terang, gelap dan redup dalam hening
    aku tidak lagi bermain dengan perasaanmu
    aku tak bermaksud, tak ada niatku begini
    maaafkan aku!

    jadikan aku tanpa judul
    dan melangkahlah tanpa nama
    tanpa judul, tanpa nama ‘aku’
    maaf,,

    ini alamat fb saya. http://www.facebook.com/julisoekamtis

    slam kenal mbak Rini

  2. Julung W. Cahyo, terima kasih puisinya bagus. silahkan kirim terus puisinya nanti saya buatkan kolom khusus atas namamu . terima kasih.

    Salam

  3. aku ingin kalian semuanya sebahagia mungkin.
    kebahagiaanku adalah balon yan sukar ditankap,menungguku untk meraihnya,melambung kesana kemari bersama angin,menyeberanu samudra,padan rumput hijau yang luas,pepohonan dan selokan,kawasan pedusunan dan trotoar yan disapu hujan.
    pertama-tama tinggi,
    hampir diluar jangkauan,,
    lalu rendah…hampir saja terjangau,diembu kesana kemari oleh tinkah angin yang suka bermain-main,
    angin yang pada suatu saat tak punya hati dan sadis,,
    tapi…pada saat lain lembut menyayangi.
    angin nasib,,?? dan padanya bergantun hidup kita..!!

    biarkan tulisan ini dienang..:)

    alam kenal Rini Intama

  4. Pengen ikut komunitas ini., saya juga pecinta puisi, tapi menurut saya puisi saya kok bahasanya masih kurang puitis ya? jadi ga PD sama puisi saya.,

  5. Sy mo ikut nulis disini tapi masih ragu” …… Takut gak layak.

  6. tulis aja, kita sama-sama belajar. di tunggu tulisannya. Terima kasih

  7. ijin gi mba..

    WAJAH KEKASIHKU

    Wahai kekasih….

    Aku mengadu pada malam

    Kepada bulan, kepada bintang

    Yang menjadikan wajahmu, wajah kekasihku

    Aku rindu padamu…

    Wahai kekasih…

    Aku merasakan indahnya pagi

    Karena embun, karena matahari

    Yang menjadikan wajahmu, wajah kekasihku

    Cannnntik sekaaaaali

    Wahai engkau kekasih terkasihku

    Waktuku terbengkalai memandang semu wajahmu

    Menjenguk rasa rinduku padamu

    Waktuku tidak terbuang begitu saja

    Sebab aku memandangmu dalam waktu,

    Waktu wajah kekasihku memandangku

    Dalam waktu hari hariku

    Aku rindu padamu,

    Seperti malam yang merindukan bulan

    Yang menjadikannya terang,,,

    Seperti pagi yang merindukan matahari

    Yang menjadikanya indah,,,

    Inddaaaaahhhhhh sekaaallliiiii..

    By, Julung W

  8. Mas Julung, terima kasih puisinya bagus, Inddaaaaahhhhhh sekaaallliiiii….

    di tunggu ya puisi-puisinya lagi

    Salam hangat

  9. Rinai air mata langit

    Rinai air mata langit,
    Jangan kau tumpahkan butir-butir kesedihanmu di pundak bumi ini. Aku tak ingin, bersama itupun, sayup-sayup mataku mengurai celah bayang kasihku. Aku tak ingin sinarnya nan jauh di sana seakan hadir di relung kerinduanku. Aku tak ingin seakan rengkuh jemarinya terasa hangat di celah reruntuhan bungaku. Aku ingin itu nyata, bukan bayangan senja yang tak janji akan hadirnya. Pula kan menyiksa setiap relung yang ku pandang menusuk di jiwa. Karena harapan yang tak nyata.

    By Queen Mezal

  10. aku mau puisi majas

  11. Makasih y buat bahan ujian bsok

  12. saya pengen ikutan juga dong, tapi puisinya takut kurang bagus…

  13. Bidadariku Menangis

    By ; Pantri Sater
    Waktu berselimutkan terik
    Burung bergegas sembunyi dibalik rimbun
    Kesunyian datang menghampiri
    Memberitahu yang sedang terjadi
    Kubiarkan mata merangkak mengembara
    Menembus cahaya yang menyelimuti hamparan
    Disini desah-desah tergambar
    Atas celoteh dari lidah yang merasa gagah,
    Namun tabah masih kudekap
    Ketika tegur makin mengguntur.
    Bisik lirih terloncat perlahan
    Namun kesunyian tak pernah mengunci hatiku
    Kini…..bidadariku tak lagi ceria
    Kini…..bidadariku tak lagi berbicara
    Hanya karena kehilangan perawannya
    Kini semua hampa terasa
    Tak ubahnya besi tua hitam penuh kusam
    Kian hari kian berkarat
    Bidadariku kini terlentang tanpa busana
    Yang merangsang banjir kemunafikan.

  14. tolong tanggapannya.

    Cinta Berlian

    Torehan luka yang telah kau berikan
    akan hidup abadi bersama api cintaku

    Berlian yang kini telah kau dapatkan,
    takkan jadi lebih berharga dari setitik debu di hamparan ombak pasir

    Dan kau akan menyesal
    telah melukai berlian hitam yang telah lama hidup di bayang-bayang semu cintamu

    Mungkinkah itu kutukan?
    Bukan!
    Ataukah itu sebuah ancaman?
    Bukan!
    pikirkan saja dengan berlianmu!!

    Sadarkah engkau?
    Bayang-bayang semu cintamu itu,
    akan hidup abadi bersama api cintaku.

    ~rizbold

  15. Rizhold,puisinya bagus, tapi barangkali perlu sedikit di tambahkan sedikit diksi dan metafora agar lebih memperhalus dan memperindah saja. terima kasih kunjungannya, silahkan kirim lagi puisi2nya

  16. #Dengarkan Sejenak

    Sejenak senyuman yang kudamba mulai terkikis
    bagai karang tenang dihantam ombak
    dengan pasrah tak membalas
    bagai tak punya daya yang mampu kuciptakan

    Tangisan mulai merona
    wajah yang indah kini ternoda
    air mata kesedihan seolah menjadi saksi
    saksi bisu akan kesalahanku

    Kucoba menjelaskan dengan kata-kata
    sederhana saja tapi kau memalingkan muka
    sungguh menyesal hatiku ini rasanya
    seolah aku tak kuasa memandang wajahmu berlinang air mata

    lihatlah aku yang sedang kecewa
    dengarkanlah aku sejenak sayang
    kuingin menjelaskan sejenak saja
    kuingin kau luangkan waktumu untukku sayang

    ku tak ingin lagi kau berlinangan air mata
    ku tak ingin lagi melakukan kesalahan yang sama
    kutau dan aku sangat tau
    aku kecewa telah melakukannya padamu

    sayang dengarkan aku sejenak

  17. BAHAGIA ITU SEDERHANA

    jangan pernah tertipu hasrat dunia yang fana
    menjadikan diri kaya, tamak akan harta
    cobaan, godaan, kenikmatan berakhir dengan dosa

    Tuhan.. cukupilah hati ini, hati yang sempurna
    sabar-syukur, ikhlas-ridha akan segala
    dijauhi dari fitnah sesama
    dunia-akhirat bahagia selamanya
    ❤forever

  18. wow menarik sekali kpp ini, salam kenal

  19. Dimana ?

    Bisik-bisik kalbu menjelma
    Membuat hati menjadi resah
    Tak ada kulihat dirimu
    Tak lagi kudengar kabarmu
    Akankah kita bertemu
    Dalam ruang dan waktu yang ku mau
    Kasih…..
    Dimana dirimu
    Apakah kau tlah hilang di telan waktu ?
    Aku slalu mengharapkanmu
    Saat benih-benih cinta mulai tumbuh di hatiku
    Jangan pernah kau tinggalkan diri ini
    Karena cinta kasih tlah hinggap di dasar hati
    Dalam sanubari yang tak kau ketahui
    Tuhan,
    Dimanapun dya berada
    Aku mohon lindungi slalu dya
    Pertemukanlah aku dan dia dalam waktu yang sama
    Yang aku ingin dya yang nyata
    Dya dan cintanya
    Bukan sekedar khayalan belaka

  20. menarik sekali melihat puisi puisi di atas..pingin ikut belajar

  21. itu bener ga majas nya dari puisi yg berjudul dengan puisi,aku karya taufik ismail?

  22. Ngikut kak.. Mohon di koreksi.

    Mentar mulai menyingsing.
    Digantikan gelap merayap.
    Gumpalan angin terkikis asing.
    Hingga malam mengambil jatahya untuk hinggap.

    Aku menengadah menatapnya.
    Warna hitam tanpa sinar.
    Rembulan menyeruak gagah.
    Satu-satunya silau terpancar.

    Kau tahu kawan?
    Tanpamu, semua ini hanyalah ilusi.
    Fatamorgana dunia, adalah hiburan sesaat saat kau tak ada.

    Tunggulah aku kawan.
    Sebentar lagi, aku akan membawakan secuil doa untukmu.
    Setetes harap yang mengalir luas.
    Memberi kesejukan syahdu.
    Menggelegarkan malam yang tabu.

    Aku masih belajar.. Kira-kira menurut kaka itu termasuk dalam majas apa ya kak? Terimakasih, dan salam kenal.. ^_^

  23. permisi mau numpang juga. boleh yaa?

    *TAK KAN KU SENTUH KAU, BIDADARIKU*

    Begitu indah kau dihadapanku
    Pesona terpancar darimu
    kesederhanaan sosokmu

    Kau berikan kenyamanan
    Kau ajarkan kehidupan
    Kau leburkan kebaikan

    Kesucianmu indahkan diriku
    Ketulusanmu segarkan diriku
    Heningmu tenangkan ku
    Kesahajaanmu perisai hidupku

    Kau dekatkan kebaikan, dan
    Kau jauhkan keburukan
    Kau pengantar menuju surga, dan
    Kau penghalang neraka

    Wahai bidadariku
    Hatiku merindu
    Memang merindu akanmu

    Bayangan indah elok dan ayu
    Bayangan wajah hati merindu
    Citra wajahmu tesimpan dilautan hatiku

    Tak kan kau sentuh bidadariku
    Sebelum kau khalalku
    Kesucianmu adalah anugerahku

  24. Oh sahabatku
    Dunia tempatku bertemu denganmu
    Berbagai kisah telah kita ukir bersama
    Di kala susah maupun senang, kau selalu ada untukku
    Oh sahabatku
    Kau bagaikan Pandora yang selalu kupercayai
    Kapankah persahabatan ini berakhir ?
    Walaupun atlas telah tua, namun kita tetap bersama

  25. aku mau majas simile

  26. super sekali puisi nya…

  27. Numpang Juga Ya..

    tenggelam aku dalam kesunyian
    terpaku aku dalam kerinduan…
    kerinduan akan seseorang…
    yg ku sayang

    akankah dia datang?
    Mengobati, hatiku yg sedang bimbang
    karena kau lah salah satu orang…
    yg ku beri kasih sayang

    ku tak mau kau menghilang
    ditiup angin atau pun diambil orang
    kuingin kau yg mimiliki
    memiliki hati ku ini

    cinta, kasih dan sayang
    hanya untukmu seorang …
    jangan biarkan perasaan ini terbang
    terbang jauh melayang

    hidupku kan terasa hampa, jikaku tanpa dirimu …
    kau lah permata hatiku ,…
    kaulah pengisi mimpiku dan,…
    penerang jiwaku …

  28. teruslah berkarya sob…
    sukses selalu buat km…

  29. Di Satu Titik Yang Tak Beranjak

    Diruang dingin dengan sebuah jendela yang terbuka
    Menampakan tanaman dan bunga dengan banyak warna
    Menjadi satu-satunya penghibur yang ada dalam alunan suara lirih
    Kakiku bahkan belum mampu menopang berat tubuh untuk berjalan

    Tahukah kau bahwa aku terkurung rindu?

    Setetes embun yang membasahi pipi mengungkapkannya
    Ternyata itu air mata yang berlinang

    Aku masih di tempat yang sama dan terus memikirkanmu..

    Menghidupi diri dengan harapan..
    Memupuknya dengan menyulam impian yang diidamkan..

    Kita masih berada di satu titik yang sama
    Entahlah, jarak memisahkan
    Waktu tak mempertemukan
    Tapi aku dimabuk rindu yang mencekam
    Aku masih berada di satu titik yang sama..
    Di satu titik yang tak beranjak… ;)

  30. .,,,,Auw Buth Pcr Yk Set!a Yk Cl!nk Menyanyang!e Auw & Mengert! Praza’n Auw Yk Sejujurnya & Mengert! Auw Apa adanya
    Seandanya Ajj Qmue Taw Btapa Sul!t Untuk D!c!nta! Olech Orank Yk Auw Chayank’!!e
    Auw Menc!nta! Qmue Setulus C!ntaku Kpdamu

  31. numpang berantkin huruf ya sahabat. :)
    terimakasih sebelumnya

    senja ditelan sepi

    untung saja ia sedang tak berapi

    bekas bibirnya jadi lekat digelas kopi

    ku amati dari tepi

    lalu…

    aku muntah dipangkal bulan

    pandangan menjadi kabur

    telinga hanya mendengar dengkur

    tafakur ku tak lagi teratur

    dan tiba tiba aku rindu hujan

    mungkin karena hujan dengan nadanya

    kuanggap mampu menikam tanya

    sudah sudah…

    lihat, kantuk mengajak bersenggama
    tapi fajar tak mau menunggu lama
    atau matahari akan merampok sukma
    maka terjaga saja agar kalimat2 tak percuma!

    ya..

    deretan nama nama dalam balutan harap berdesakan ditempat sujud
    aku tau begitu juga mereka, menanti bahagia mewujud
    tapi…

  32. ketika waktu mulai berlalu

    aq juga mulai berlalu

    dan saat dunia q mulai berlalu

    kehidupan q jg mulai berlalu

    rasa sakit yg ada padaku

    sudah tak terasa lagi bagiku

    rasa senang yg ada padaku

    sudah biasa saja bagi ku

    dunia q tmpt persinggahan ku

    dunia q tmpt kehidupanku

    dunia q asal keberadaanku

    dunia q tmpt berakhirnya aku

    suatu saat nanti aq tak lagi bicara

    suatu saat nanti aq tak lagi tertawa

    suatu saat nanti tak terasa lagi luka

    suatu saat nanti takkan ada lagi canda tawa

    dunia q dimana aq hidup dan berpijak

    dunia q dimana aq akan mati

    dunia q

    dunia mu DUNIAQ

  33. ok bangets nhue

  34. Kisah Cinta

    Saat ku lewat dihadapanmu..
    Bagaikan angin yang melaju tanpa tujuan..
    Kau tak pernah sadari itu..
    Perihh yang kurasakan..

    Ku slalu menunggu..
    Menunggu ucapan yang tiada arti..
    Seperti cream vanila putih..
    Arti cinta yang kupendam sendiri..

    Maafkan aku..
    Aku tak bisa bagai magnolia putih indahmu..
    Ku hanya bisa seperti magnolia biru..
    Yang mungkin tidakseindah yang kau tahu..

    Seperti ratu bunga..
    Yang kembali bersinar pada pagi hari.. :) ^_^

  35. Tulis puisi yang sesuai dgn huruf nama saya dong!!!!!
    Nama saya LAILATUL QADRIAH,, saya tunggu!!!!

  36. aku mau majas dalam puisi

  37. apa yang dimaksud dengan majas personifikasi dan contohnya

  38. cinta itu kamu
    putih memerah dalam senyum yang indah
    entah kapan waktu terus berhenti
    disaat mata seakan membeku
    tertunduk malu karena jatung terus menggebu gebu
    bagai jiwa tanpa raga
    bagai dunia tanpa noda..
    dengan cerita dengan akhir bahagia
    selamanya..

    tapi kini semua berbeda
    dimana senja datang lebih awal
    bahkan waktu tak pernah memberi harapan
    disaat putih abu abu telah ternoda..
    dan rona tawa adalah perisahan..

    entah kapan..
    tapi suatu saat
    sebuah harapan yang mungkin datang terlambat
    menanti dalam jalan yang terus terbentang panjang
    dalam rindu yang tajam
    dalam yang ku pendam

    add teman di facebook ..

    https://www.facebook.com/EmO.blitar

  39. ..
    Satu demi satu brjtuhan
    kelopak mawar sukar brguguran tanpa tiupan sang
    bayu..
    tangkai rindu patah menahan pilu di antara gelap jiwa hampa sepi
    bunga tak brnyawa tinggal sisa rindu saat snja tiba

    kering layu bunga mati sia”
    entah kpan sang kembang mengirim pesan hanya sekedar mengucap selamat tinggal

    mungkin nanti
    saat batu nisan ini brdiri saat
    dia kenangan dlm spi
    mengingat xg rapuh dn setia sampai mti…

    someone yang mungkin membaca..
    ku tau kau disana
    by: rio djf

    https://www.facebook.com/EmO.blitar

  40. keren” puisis nyaa ^_^
    jadi kangen bikin puisi lagi ;)

  41. NAMAMU

    Namamu…
    Kau selalu hadir dalam hidupku
    Membuat hidupku menjadi berwarna
    Dan namamu selalu membuatku nyaman

    Sekali gila ya tetap saja gila
    Setiap mendengar namamu
    Kau yang lebih dari sekedar nama

    Aku mungkin tak kau kenal
    Dan mungkin kau tidak akan mencari tahu
    Karna namamu selalu menghiasi hidupku
    Terkadang aku tersenyum sendiri bila mendengar namamu
    Entah mengapa aku bisa tersenyum sendiri

    Namamu membuat aku menjadi tak waras
    Ya, mungkin karna aku menyukaimu
    Sungguh aneh…
    Aku menyukaimu dari sebuah nama

    Tuhan..
    Aku berharap namamu selalu ada
    Dan tidak pernah punah di dalam hidupku

  42. Kak boleh minta tlong tulisin puisi temanya kondisi pasar kotor, tpi harus pake majas, itu tugas yg sangat berat. Bisa bantuin q gak .

  43. i
    Ini perempuan
    kadang sulit terbaca
    serakan suara jiwanya
    terlontar pada tuhan
    satu-satu.

    ii.
    Ini perempuan
    senyum perkasa
    walau dalamnya
    perit dihambat luka
    karena tahunya
    Tuhan masih mencinta
    penuh-penuh.

    iii
    Ini perempuan
    pada hati
    sering ia berbicara
    sama Tuhannya
    tanpa–rahasiah.

  44. semua puisi indah-indah ya, jadi pengen ikutan nulis, tapi mungkin puisi tin gak sebagus puisi temen-temen…

    DETIK TERAKHIR

    Naas memang,
    hati yang terbawa arus tanpa tujuan,
    hanya saja detik terakhir itu masih ada,
    berlomba dengan peluh berpacu dengan doa.
    kehendakNya memang tiada pernah terduga,
    namun tiada yang sia-sia,
    semuanya telah terencana,
    bahkan jauh sebelum aku, kamu dan dia ada di dunia.
    Kini, aku dan kamu tengah berada dalam lingkaran waktu yg semakin lama semakin menipis, tiada batasan, hanya mata nanar menjadi saksi, yah…
    detik terakhir diantara aku dan kamu yang semakin nyata…

  45. Mencari puisi yang di awali dengan nama ..

  46. Dia yg tercaci berpijak dipelupuk bumi, yang tak bosan berselimut panas dingin, berjuta-juta hayalan terlukis abstrak pada langkah yg acak bosan ia mengeluh bersama debu melakat kulit gosong, seiring datangnya embun lalu cepat memudar tinggalkan mimpi bawa luka, dia yg terkadang dinamis ritmis bahkan statis diantara mereka yang buta langkah cepat. Lagi-lagi terlalu condong pada kehidupan yg fana.. :D

  47. kak complete engga majas-majasnya yg di coptain sma julung W.cahyo
    soalnya banyak tugas puisi yg ada majas-majasnya

  48. tinta yg kalian coretkan dalm pikiran indah lamunan anjang
    begitu menggetarkan jiwaku ini saat membacanya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.768 pengikut lainnya.