
MENUJU TELAGA
Dimana telaga itu?
Tolong antarkan aku
Tlah lama kumengayuh bersimbah peluh
Mencari arti mendaki mimpi
Meretas kehidupan menggauli hari
Namun kemana?
Tak kutemukan jua telaga segar berair wangi
Padahal malam tlah utuh dan kualiri
Ah…
Aku harap akan ada hari untuk menggenapi hati yang sunyi
Redup malam sayup harapan
Ke mana harus kutitipkan?
Peganglah tanganku agar hadir tak lagi sepi
Agar tegap kulangkahkan kaki
Untuk telaga segar yang aku cari…































Ini adalah ruang jingga
Pendulum warna kala senja menyapa
Terik beranjak sayup mengintip damai tercipta
Kelepak malam kelelawar muda sambut gulita
Rembulan merah mengunggun di samping jendela
Ah…
Alam raya mendadak penuh pesona
Ini adalah ruang jingga
Tempat para pertapa memungut kebijakan yang biasa dilupa
Kadang berbisik, tersenyum, lalu tertawa
Kadang menyimpannya di lumbung malam
Hingga lelap selimut hangat mampu terjaga
Dan dalam ruang jinga tersimpan sajian nan penuh pesona
Dan ketika ku bertahta di atas singgasana kata
Bermahkota cinta berpayung cakrawala
Bernaung dalam redup senja berpijak assa
Pesona gulita menyeret sejumlah nyawa
Hingga kesadaran terbenam di ufuk cahaya
Inilah ruang jingga
Berdesir semilir air menyapu hawa
Mengemban harum sejuk menggoda
Mengembang sayapku jua diterpa bunga
Dikelilingi kupu-kupu yang sayapnya terukir rindu
Ini adalah ruang jingga
Tempat dimana aku bercengkrama dengan para pujangga
Mengukir bait-bait hingga fatwa
Menoreh huruf-huruf terselip nyawa
Dan kami melingkari untaian bunga dalam torehan kata
Berkerumun…
Mengabarkan segala rasa yang terbersit di dada
PROSES PENCIPTAAN BELUM DISEMPURNAKAN
Diceritakan, ketika Adam hampir selesai dr proses penciptaan. Tuhan bersabda kpd seluruh mahluknya. Wahai segenap mahluk, inilah Adam, dia adalah kebanggaanKu, lihatlah… Aku ingin Dia menjadi pemimpin kalian, bersujudlah kepadaKu…!
Maka semua mahluk bersujud tanpa kecuali..
Lalu Tuhan bersabda lg, Adam adalah KhalifahKu, dia akan menjadi wakilKu utk mememimpin kalian di syurga, apa yg pantas utk kuberikan padanya?
Seluruh mahluk terdiam, tak ada yg berani memberikan usulan, karena semua pasti tahu kalau Tuhan memang Maha Tahu.
Mereka hanya mengucapkan kekaguman kepada akal yg tlah disematkan dlm tengkorak Adam. Mereka jg memuji Tuhan karena tlah membekali Adam dg hati. “SubhanaKa ya Robbana…
SubhanaKa ya Maulana…
Adam sudah begitu sempurna, bukan hanya bentuk rupanya, tapi kau tlah menghadiahinya dg kesempurnaanMu sendiri. Kami layak tunduk kepada Adam.”
Semua yg hadir akhirnya ikut merundukkan badan, kecuali sang Iblis…
Tuhan tersenyum melihat tingkah Iblis, wahai para mahlukKu, lihatlah Iblis, kenapa dia tdk ikut tunduk pd Adam?
Seluruh mahluk menatap kpd Iblis, para malaikat pun bertanya2 kpd tingkah Makhluk yg satu ini..
“Wahai Iblis yg kami hormati, kenapa kau tidak mau tunduk kpd Adam spt merunduknya kami?”
Wahai Tuhanku, aku tahu semua kata2mu benar. Adam adalah mahluk yg sempurna, tp izinkan aku mengetahui kesempurnaanya, izinkan aku memahami RahasiaMu…
Tuhan kembali tersenyum dan bertanya, “Lalu kamu mau apa?”
“Ya Rob.. Aku tahu Engkau bisa menyempurnakan Adam dalam seketika, tp aku ingin bisa menyaksikan proses penyempurnaanya. Aku ingin menyaksikan Adam disempurnakan, agar aku tahu bahwa dia memang penghuni surga terbaik di antara kami. Semoga kami layak mendapatkan kesempatan yg Agung itu..
Para malaikat manggut2 mendengarkan ocehan Iblis. Tapi Iblis tiba2 menangis dan meminta ampun pd Tuhan..
Ya Rob… Aku tahu aku tdk pantas memberi Engkau usulan, tp bukankah apa yg ada dlm fikiranku Engkau bisa mendengar? Bukankah tak ada rahasia apapun di hadapanMu?
Ya Rob… Aku tahu aku tak patut menyarankan apa2, tp bukankah seluruh keinginan yg ada dlm diriku adalah anugrahMu? Bukankah hamba memang tak mampu mengungkap apa2 tentang maksud penciptaan Adam, karena pengetahuanku memang sangat lemah di di sampingMu? Maka izinkan hamba menyaksikan, izinkah hamba mengetahui proses demi proses, hingga kami tahu bahwa adam memang layak diunggulkan..
Maka Tuhan mengabulkan keinginan Iblis. Bahkan Iblis diberi tugas utk menjadi batas yg tegas antara cahaya dan kegelapan. Iblis didaulat sbg musuh Adam selama proses penyempurnaan. Musuh yg selalu menemani adam, menunjukkan segala tipu daya yg dia punya, hingga tiba saatnya nanti, ketika Iblis menyaksikan kebesaran rahasia Tuhan, ketika Adam benar-benar disempurnakan….
DEMI RODA WAKTU
Sebagian dari huruf-hurufku adalah wajah
Sebagian yang lain kupanin dari ladang dan sawah
Sebabagian huruf-hurufku terlalu meriah
Sebagian lain hanya bisa mendesah
Sbagian huruf-hurufku kuambil dari perut bumi
Sebagian lagi hanyalah puing-puing yang tak terkenali
Sebagian dari huruf-hurufku adalah mimpi
Sebagian lain adalah bukti-bukti yang digemari
Sebagian huruf-hurufku bercucuran air mata
Sebagian lagi hanyalah sandiwara
Sebagian dari huruf-hurufku adalah cinta
Sebagian lain sama sekali tak punya bahasa
Sebagian dari huruf-hurufku bercanda pada pemirsanya
Sebagian yang lain bertutur penuh sahaja
Sebagian dari huruf-hurufku pandai bercengkrama
Sebagian lagi hanyalah telinga
Dalam tiap bagian kusimpan seuntai harapan
Dalam tiap bagian ada beberapa kejutan
Dalam tiap bagian terlukis beberapa kenangan
Dalam tiap bagian ada pancaran masa depan..
huruf-hurufku adalah teman
huruf-hurufku hanyalah kesenangan
huruf-hurufku tak mungkin tergantikan
huruf-hurufku adalah kumparan dari tiap kegelisahan
Bagian dari sebagian bertalian melawan aturan
Bagian dari sebagian berdekatan kabarkan kemesraan
Bagian dari sebagian bermunculan seperti buih lautan
Bagian dari sebagian kutarik dari pemikiran
Inilah huruf-hurufku
Kuhadirkan untuk kepuasan batinku
Demi roda waktu yang terus menguntit di belakangku
Leburkan ambisiku..
DO YOU KNOW WHO I AM…?
Malapetaka
Ketika tiap kepala berkata bahwa akulah pemilik surga
Ketika tiap bibir meludahi muka-muka di sampingnya
Ketika tangan menyentuh hati seperti mencengkram logam
Ketika kaki melangkah di atas doa yang berupa sumpah serapah
Langitku mendung…
Semua kebenaran pastinya sempat berlindung
Tap tak mungkinkah kalau mereka brhenti mendengung?
Apakah mendung ini memang atap untuk bernaung??
Ah..
Tentunya kalian pikir ini hanyalah sebuah kidung
Aku tumbuh besar dalam celah yang sangat longgar
Aku menjalar seperti rumput liar
Aku membuat semua orang gusar
Padahal aku nyata-nyata punya akar
Kalian tahu siapa aku??
Aku sangat cinta dengan semua perbedaan
Tapi aku sangat muak dengan yang gemar membeda-bedakan..!
Sungguh..