Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Sutan Takdir Alisyahbana


Sutan Takdir Alisyahbana Menamatkan HKS Di Bandung Pada Tahun 1928 Dan Langsung Mengajar Dengan Menjadi Guru HKS Di Palembang Dari Tahun 1928 Sampai Dengan Tahun 1929,  Kemudian Mengambil Gelar Masternya Pada Tahun 1942 Dan Menerima Gelar Dr. Honoris Causa Dari Universitas Indonesia Pada Tahun 1979 Dan Dari Universiti Sains [ Penang, Malaysia ] Pada Tahun 1987.

Menjadi Redaktur Majalah Pun Merupakan Hal Yang Pernah Dilakoninya, yaitu Menjadi Redaktur Panji Pustaka Dan Balai Pustaka Pada Kurun Waktu Antara Tahun 1930 Hingga Tahun 1933. Kepeduliannya Terhadap Perkembangan Sastra Di Indonesia Amatlah Besar, Mungkinlah Hal Ini Juga yang Melatar Belakanginya mendirikan Dan Memimpin Sendiri Majalah Pujangga Baru Dari Tahun 1933 Sampai Dengan Tahun 1942 Dan Dilanjutkan Lagi Pada Tahun 1948 Sampai Dengan Tahun 1953 Setelah Tidak Lagi Menjadi Dosen Bahasa Indonesia, Sejarah, Dan Kebudayaan Di Universitas Indonesia Yang Dijalaninya Antara Tahun 1946 Sampai Dengan tahun 1948.

Mengajar Sastra Dan Bahasa Yang Juga Pernah Menjadi Pembina Bahasa Indonesia Dari Tahun 1947 Hingga 1952 Masih Ditambah Lagi Dengan Menjadi Guru Besar Tata Bahasa Indonesia Di Universitas Andalas, Padang Dari Tahun 1956 Sampai Dengan Tahun 1958, Dan Guru Besar Sekaligus Ketua Departemen Studi Melayu Universitas Malaya, Kuala Lumpur Sejak Tahun 1963 Hingga Tahun 1968.  Juga Pernah Menjadi Rektor Universitas Nasional, Jakarta, Ketua Akademi Jakarta [ 1970-1994 ], Dan Pemimpin Umum Majalah Ilmu Dan Budaya [ 1979-1994 ], Dan Direktur Balai Seni Toyabungkah, Bali Sampai Dengan Menutup Usianya Pada Tahun 1994, Tepatnya 17 Juli 1994.

Kumpulan Karya Sutan Takdir Alisyahbana

* Tak Putus Dirundung Malang [ Novel Karya 1929 ]

* Dian Tak Kunjung Padam [ Novel Karya  1932 ]

* Tebaran Mega [ Kumpulan Sajak Karya  1935 ]

* Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia [ Karya  Tahun 1936 ]

* Layar Terkembang [ Novel Karya 1936 ]

* Anak Perawan Di Sarang Penyamun [ Novel Karya  1940 ]

* Puisi Lama [ Bunga Rampai Karya  1941 ]

* Puisi Baru [ Bunga Rampai Karya 1946 ]

* Pelangi [ Bunga Rampai Karya  1946 ]

* Pembimbing Ke Filsafat [ Karya  Tahun 1946 ]

* Dari Perjuangan Dan Pertumbuhan Bahasa Indonesia [ 1957 ]

* The Indonesian Language And Literature [ Karya  Tahun 1962 ]

* Revolusi Masyarakat Dan Kebudayaan Di Indonesia [ 1966 ]

* Kebangkitan Puisi Baru Indonesia [ Kumpulan Esai Karya  1969 ]

* Grotta Azzura [ Novel Tiga Jilid Karya  1970 & 1971 ]

* Values As Integrating Vorces In Personality, Society And Culture [  1974 ]

* The Failure Of Modern Linguistics [ Karya  Tahun 1976 ]

* Perjuangan Dan Tanggung Jawab Dalam Kesusastraan [ Kumpulan Esai Karya 1977 ]

* Dari Perjuangan Dan Pertumbuhan Bahasa Indonesia Dan Bahasa Malaysia Sebagai Bahasa Modern [ Kumpulan Esai Karya 1977 ]

* Perkembangan Sejarah Kebudayaan Indonesia Dilihat Dari Segi Nilai – Nilai [ Karya Tahun 1977 ]

* Lagu Pemacu Ombak [ Kumpulan Sajak Karya 1978 ]

* Amir Hamzah Penyair Besar Antara Dua Zaman Dan Uraian Nyanyian Sunyi [ Karya  Tahun 1978 ]

* Kalah Dan Menang [ Novel Karya, 1978 ]

* Menuju Seni Lukis Lebih Berisi Dan Bertanggung Jawab [ Karya Tahun 1982 ]

* Kelakuan Manusia Di Tengah – Tengah Alam Semesta [ Karya  Tahun 1982 ]

* Sociocultural Creativity In The Converging And Restructuring Process Of The Emerging World [ Karya Tahun 1983 ]

* Kebangkitan: Suatu Drama Mitos Tentang Bangkitnya Dunia Baru [ Drama Bersajak Karya 1984 ]

* Perempuan Di Persimpangan Zaman [ Kumpulan Sajak , 1985

* Seni Dan Sastra Di Tengah – Tengah Pergolakan Masyarakat Dan Kebudayaan [ Karya Tahun 1985 ]

* Sajak – Sajak Dan Renungan [ Karya Tahun 1987 ] 

Selain Sebagai Guru Besar Tata Bahasa Indonesia, Adalah Juga Seorang Editor. Sempat Menjadi Editor Dari Beberapa Buku :

* Kreativitas [ Kumpulan Esai, 1984 ]
* Dasar-Dasar Kritis Semesta Dan Tanggung Jawab Kita [ Kumpulan Esai, 1984 ] 

Seperti Halnya Kebanyakan Tokoh Sastra Yang Sejaman Dengan Sutan Takdir Alisyahbana, Bakat Dan Kecintaan Mereka Terhadap Bahasa Juga Membuat Mereka Menterjemahkan Beberapa Buku Berbahasa Asing Kedalam Bahasa Indonesia, Beberapa Diantaranya Adalah : 

* Nelayan Di Laut Utara [ Karya Pierre Loti, 1944 ]
* Nikudan Korban Manusia [ Karya Tadayoshi Sakurai; Terjemahan Bersama Soebadio Sastrosatomo, 1944 ] 

Adalah Tidak Mengherankan Jika Cerita Dan Riwayat Sutan Takdir Alisyahbana Kemudian Dibukukan. Sebagai Tokoh Yang Memiliki Banyak Kharisma Dan Banyak Dibutuhkan Referensi Sejarahnya. Buku Yang Menulis Tentang Sutan Takdir Alisyahbana : 

* S. Takdir Alisjahbana & Perjuangan Kebudayaan Indonesia 1908 – 1994 [ Oleh Muhammmad Fauzi, 1999 ]
* Sang Pujangga, 70 Tahun Polemik Kebudayaan, Menyongsong Satu Abad S. Takdir Alisjahbana [ Oleh S. Abdul Karim Mashad, 2006 ]

Karir Politik Dan Berorganisasi Pun Tidak Dapat Dikatakan Sedikit, Menjadi Anggota Parlemen Dari Periode 1945 Sampai Tahun 1949 Dari Partai Sosialis Indonesia, Anggota Komite Nasional Indonesia, Menjadi Anggota Konstituante Sejak 1950 Sampai Dengan Tahun 1960 Juga Pernah Dijabatnya.


Selain Itu, pernah Juga Menjadi Anggota Societe De Linguitique De Paris Sejak Tahun 1951, Anggota Commite Of Directors Of The International Federation Of Philosophical Sociaties [ 1954 - 1959 ], Anggota Board Of Directors Of The Study Mankind, AS Sejak Tahun 1968, Anggota World Futures Studies Federation, Roma Sejak Tahun 1974, Dan Anggota Kehormatan Koninklijk Institute Voor Taal, Land En Volkenkunde, Belanda Sejak Tahun 1976.

3 thoughts on “Sutan Takdir Alisyahbana

  1. Ping-balik: Berita hari ini « Komunitas Pecinta Puisi

  2. Pak Sutan adalah tokoh yang hebat dia memiliki bnyak pengetahuan
    Apakah kita penerusnya bsa mncontohnya
    Penerus Ilmu Sastra

  3. http://WWW.google.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.749 pengikut lainnya.