Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Bilur warna

8 Komentar

aku, ujar sang pemulas, melukis lagi wajah perempuan itu..
kali ini lebih merona cerah..
bibir merekah senyum merah..
warna cinta ujarnya renyah..
seraya menggenggam asa dalam remah remah ..
lukisan kemudian membaur bilur bilur ..
jiwa yang menggairah
tak desah
memulas…
menyempurna
.. tak henti ..
terus terus menerus
tanpa pupus..
..

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

8 thoughts on “Bilur warna

  1. wajah perempuan dan ekspresi merah
    terlalu sering kau gunakan warna itu
    cobalah sapukan warna lain
    bukan merah, tapi tetap cerah
    sebab cinta tak cukuo hanya digambarkan dalam warna merah

  2. indah………
    warna adalah anugrah

  3. akh, warna

    prisma warna

    menghias cinta dalam berjuta warna

    mantaaaaaff !🙂 minta ampun. masuk diruang @Rini bawaa-nya syahdu.

    ini tulisanku yg baru http://andysyoekryamal.wordpress.com/2010/03/21/cintaku-tertinggal-di-kandahar-2/#more-709

    kalau ada wkt bacalah. salam

  4. @me,… merah memang hanya satu bagian dari begitu banyak warna…
    hanya kebetulan saat ini merah adalah sebuah keberanianku… thx ya

  5. @nanang,…. setuju indahnya warna2 adalah anugerah… ma kasih !

  6. @dellaana,….. wah tersanjung deeeh kalau itu membuatmu adem hehhe thanks ya An !… Nanti aku pasti baca tulisan terbarumu..

  7. wah kak Rini, kalau tentang warna aku punya warna kesukaan

    KUNING

    ahahaha…. cuma sebatas pemaknaan warna bagi diriku sendiri

    http://vesterstory.blogspot.com/2009/09/kuningnya-cintaku.html

  8. @Sonny, Kuning warna ceria ! thx yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s