Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Dipersimpangan waktu

4 Komentar

Sepasang kaki Sang Penyair tergores batu
sepasang mata menajam pada bayang suram kusam
adalah tulisan kelam berpuluh waktu mendekam
tak berpolah
tak berkeinginan
menutup rapat pintu besi dan tirai tirai tak berjendela
lentik bulu membasah meragu pilu memaknai kekiniannya

Tatkala lugas menunggu bangau putih singgah dirawa dan
hamparan eceng gondok menghijau…
teratai ungu sendu melagu rindu aroma lumpur menghitam
Teratai ungu tersingkir, terjerat akar tak bersisa lahan
seperti waktu yang sia sia

Tatkala tegas menyusun kekuatan disela dera
kejujuran yang memerah, memulas bibir merekah
Kejujuran yang memecah remuk porselen cina bertinta biru
kejujuran yang meninggalkan coreng hitam dari jelaga

Sang Penyair memulas aksara dipersimpangan waktu
laksana nelayan menebar pukat sederhananya dilaut lepas berombak

22 Maret 2010

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

4 thoughts on “Dipersimpangan waktu

  1. di kedalaman rindu … kauciptakan batu….
    di persimpangan waktu – teratai ungu sendu melagu…
    ————————————————
    Mbak Rini : setiap sajakmu mengetuk hatiku.
    Salam Yak.

  2. Kejujuran yang memerah
    kejujuran yang memecah
    kejujuran yang menyisakan jelaga
    adalah sebuah potret kesahajaan
    tidak lebih, tidak kurang

    Juga tentang hidup
    hakikatnya adalah persimpangan pilihan
    antara baik dan buruk
    antara senang dan sulit
    antara hitam dan putih

    dan sang penyair
    hanya perlu menetapkan arah bagi langkahnya
    itu saja.

  3. @Nanang, Happy happy Thanks yaaaa

    @Riyadi terima kasih jika hatimu terketuk….

    @Me,… antara hitam dan putih ! arahnya mengarah pada kebesaranNYA …. Thx yaaa !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s