Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

kenang

5 Komentar

Sudah di terbitkan dalam buku “RUANG JINGGA”
Antologi Puisi 12 Penyair Jingga
Penerbit : Q Publisher, Jakarta

kenang, diujung senja dalam lingkaran
kata merajuk rindu penuh kecemasan

kenang, diujung malam dalam wangi
hasrat merujuk penuh takjub

kenang, diujung hari dalam penantian
mengecup bulan penuh gelora
dan menghitung fantasi ruang waktu

kenang, dia mengingatnya dengan baik
ketika menuntaskan keinginan temu yang terkubur

Kenang, dia menuliskannya disetiap lembar kertas
dalam batas Imaji ketika memaknai ketidakpastian

Kutabumi
Lima April 2010

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

5 thoughts on “kenang

  1. sambil baca puisi ini sambil dengerin lagu wah.. pikiran melayang ke awan trus kebulan trus ke galaxy bima sakti trus kemana lagi yah..??? tiba-2 “pa.. papa.. ayo bangun pa.. bangun.. anterin aku, mau terlambat sekolah nih….”

  2. lho bangunnya jangan kesiangan dooong…. hehehehe,
    ma kasih yaaa…. sudah berkunjung sampai terlambat sekolah deeeh

  3. Keinginan dalam kenangan membatu
    terkubur
    atau sebaliknya terbang bersama uap menggumpal didalam tanah
    diatas langit
    diantara keduanya.

    Memadu keinginan
    adalah sakit yang tert ahan
    seperti perih..
    biarkan ia mengalir di sungai harapan
    biarkan terbasuh dengan keindahan didalamnya

  4. @Mas Restu,
    itu adalah Kenang
    dan aku memang tengah mengenangnya

    matur nuwun ya mas,… wah puisimu apik tenan !

  5. Kenang adalah harap
    Kenang adalah hasrat
    Dan kenang bukanlah kemustalihan
    untuk menjadi kenyataan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s