Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Merajuk

7 Komentar


Sudah diterbitkan dalam buku
” PHANTASY POETICA”
Antologi Puisi, Komunitas Penulis muda Indonesia

Merajuk, dengar genta kasmaran
membenam nyawa
dibinar mata yang menggenang
air yang tak jatuh

cumbu wewangi haru dalam biru..
tangisan cinta sayup merajuk

gemetar menggunung
getar mengungkung
debar menggulung

gelisah mengepung

dengar suara daun akasia memanggil berteduh
melabuh
genderang hati menabuh
rikuh..

merajuk, tak hingga jemariku
menggapai bayang
pada mimpi yang terkerat
dan..
melambailah ujung kain yang tersulam indah
menyeret sebaris bait nyanyian sukma

27 Mei

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

7 thoughts on “Merajuk

  1. kurasakan sukmamu bernyanyi dalam irama pasir
    yang bertasbih dipantai cinta
    sembab pandanganmu
    seketika berubah jingga
    mengajakku bersiul dan bernyanyi dalam kidung asmaradana

    sore yang begini sepi
    saat panorama rembang senja hari manari dilangit majasku
    kutemukan rajukmu seperti ombak
    mengulum buih yang letih
    dan melempar asinnya laut pada ikan-ikan tanya
    “Bisakah kau merajuk dalam pintaku yang putih..??”

  2. di antara gelisah yang mengepung, sekerat mimpi tiba -tiba menjauh… menyeret sunyi ke dalam genta kasmaran…..
    ————————————
    ~Mbak Rini : merajuk pun terasa indah dalam diksi dan imajinasi….. Salam kreatif…!!!

  3. aku suka membaca dan menulis so aku pikir pikiran kita seider dan sejalan. aku suka membuka kamu punya karya tulis. aku salut sama kamu…rini. kalau tahu apakah kamu suka membukukan karya tulismu. sebab kalau ada waktu tak lama lagi aku akan membukukan karya tulisku. kalau boleh sebelum terbit aku ingin kamu memberikan kritik dan saran……aku tunggu waktumu trims kalau tidak keberatan, salam dari surabaya

  4. maaf……………………………………………………………………………….

  5. Merajuklah, hingga hujan meretas dari pangkuan awan…

  6. Aku sudah sediakan kolom khusus sahabat di blogku …lebih banyak sahabat Ruang Jingga, aku undang…silakan tulisa apa saja unek unek sahabat semua di sana…….

  7. Kau sungguh santun
    pun pada saat kau merajuk
    getar dan gemetarmu pasti terasakan
    juga debar dan gelisahmu

    bersenandunglah..
    karena rajukmu telah menggugah
    tersenyumlah…
    karena sesungguhnya kau tak sedang bermimpi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s