Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Surat pada Mei

4 Komentar

Surat pada Mei

Puisi ini sudah diterbitkan dalam buku “PHANTASY POETICA”
Antologi Puisi, Komunitas Penulis muda Indonesia

ketika bertanya pada Mei, purnama menungguku
ditengah bulan yang tertebas, lantas menangis
kau palingkan wajah dan sudut mata mengerling tajam
kau tak mengerti ! katamu pelan tak berintonasi
tak ingin aku mengedip memandang kemarahan yang merah
disela waktu yang membusuk
karena terlalu lama teronggok
aku tak ingin bertanya lagi Mei !
kecuali ketika melihat pucuk cemara tertawa geli
mengundang debu jalan yang tersapu angin

:: 3 Juni 2010

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

4 thoughts on “Surat pada Mei

  1. Bukankah mei hanya sebatas angka tiga dan satu?
    habis itu taka ada? menunggu datangnya punama tahun berikutnya

  2. wiihh….pesan pa yang terkandung dalam puisi nie ya?

  3. kepada Mei,
    dari Juni

    hujan masi saja turun ke bumi
    bahkan hingga saat kutulis pesan ini

  4. Ketika kau bertanya pada Mei
    darahmu menggelegak
    mengusir benderang yang mengiringi purnama
    tatapmu tajam dengan bara yang kau sembunyikan
    seperti katamu,
    waktu yang membusuk karena lama teronggok
    bisa melahirkan apa saja, tak terkecuali murka
    dan bulan…
    pasti mengerti bila kau tak ingin lagi bertanya pada Mei

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s