Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

NEGERI PUISI

15 Komentar

NEGERI IBU
Hamparan sawah, hutan jati dan ruang-ruang purba, melukis
sejarah sepi dan beku di antara ribuan ilalang.

NEGERI ANGAN-ANGAN
Angan-angan menjelma secangkir kopi di atas meja makan.

NEGERI PUISI
Rahim bumi melahirkan puisi para petinggi, ada janji, manipulasi
dan korupsi yang tersimpan dalam kopor di bandara luar negeri.

NEGERI LUKA
Kebenaran dan keadilan seperti mimpi terbujur kaku. Luka
menganga dan darah menetes tak henti.

Rini Intama - Juli 2011
(dalam Buku  : Antologi 600 Fiksimini (Penerbit KOSAKATAKITA 2011)

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

15 thoughts on “NEGERI PUISI

  1. sepertinya sangat menarik nih

  2. Salam Ramadhan 15. Semoga dirahmati Allah.

  3. ikut nyimak,,salam kenal

  4. asyikkkkk mbk…..
    semangattt……………

  5. muwwaniii……zz!!

  6. maniiiiii…….zzz mbaaa…k!!

  7. mbaaaa……k, kudatang bersama setumpuk rindurindu……

  8. Sarat Talenta

    salam lifespirit!

  9. Segenap Keluarga Besar Ejawantah’s Blog mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1432 H.Taqobballahu Minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.

    Semoga segala amal perbuatan kita di bulan suci Ramadhan diterima disisi Allah SWT dan kembali kepada fitrahnya.

    Seiring salam dengan kerendahan hati kami berharap sudikiranya sahabat menjemput kartu ucapan dari kami di
    http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/08/kartu-lebaran-idul-fitri-1432-h-untuk.html#comments

    Sukses selalu dan salam untuk keluarga.
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  10. menengok kembali puisi disini

  11. wow…. luar biasa…. pedessss

  12. mba riniiiiiii…..makin mantabs…🙂

  13. Serasa berada dib negeri penuh warnawarni syair indah

  14. pertama, aku mo ngucapin terima kasih atas hadiah istimewa yang secara istimewa disampaikan langsung oleh tangan si pimilik buku Antologi Fiksi Mini, Rini Intama. Seneng Banget karena dengannya aku bisa belajar langsung bagaimana menulis fiksi mini yang baik. Trus, tentang 24 fiksi mini mbak Rini Intama yang termuat di antologi tersebut, semuanya keren, tapi aku sangat suka yang judulnya ‘Madu’, getir,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s