Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Lelaki tua

2 Komentar

Dia menyimpan kenangan di lembaran buku, ada beberapa nama perempuan meliuk indah dalam tulisannya.

Sekarang tak satupun nama itu menemani hari tuanya

Cirebon, 5 November 2011

Rini Intama

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

2 thoughts on “Lelaki tua

  1. tinggal kenangan …

  2. Tabea… Nice blog. Aku suka postingan di blog ini. Terima kasih,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s