Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Sembalun Lawang

Tinggalkan komentar

Sembalun lawang

 

Dibatas anjangsana

Bagaimana  mengingat Aikmel, Masbagik,

hutan obelobel dan Sembalun lawang

Kicau burung , aroma bawang putih di hamparan ladang

riuh senandung kidung gembala sepanjang pematang

 

direlung waktu mengeja kata kenang

dibatas ingatan saat usia kita menua

 

ada perempuan dan kayu penenun

ada kain dan selendang menyelempang tutupi leher jenjang

 

aku bukan petualang

tapi rindu ini tak pernah hilang

 

Sembalun Lawang dalam kenang

Januari 2011 – dalam buku Gemulai Tarian Naz

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s