Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Scaevola di musim ketiga

1 Komentar

Nay, aku baru saja memetikkannya untukmu seikat Scaevola,  bunga kecil berwarna ungu seperti warna kesukaanmu.  Tentu saja aku terus menulis tentang rindu untukmu Nay , sungguh!. Sama sepertimu aku juga berharap musim segera berganti.

Nayla memandang email  dan  foto laki-laki yang tengah menyodorkan seikat bunga berwarna ungu.  Air matanya menetes,  ini musim semi ketiga dan cerita yang ketiga tentang bunga Scaevola,  juga rindu ketiga yang di kirim laki-laki itu.   Dan sejak tiga bulan lalu Nayla sudah memutuskan untuk tidak akan pernah membalas semua email yang di kirim padanya.

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

One thought on “Scaevola di musim ketiga

  1. apakah keputusan dari naila sudah benar” baik??? hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s