Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Edelweiss

1 Komentar

Amara, aku dan batangbatang edelweis sepanjang jalan yang terpilih

menyimpan doa yang terinjak tangis ranting kering

 menghitung kata di setiap kelopak kecil edelweis yang putih

tanggalkan lukisan kertas tiga warna di kecipak air danau dalam hening

Amara dalam episode setangkai Edelweiss

Rini Intama -Mei 2011

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

One thought on “Edelweiss

  1. Bagus tulisannyaaaa. mantep banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s