Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Amara

Tinggalkan komentar

Amara

: Episode cinta yang lengkap

Amara datang, lalu katanya aku masih menulis puisipusi cinta

Semuanya terjadi dan mengalir seperti air

Seperti kidung yang mengalun saat malam menjelang tidur

 

Amara mencatat ilusinya dalam diam, memunguti kata dalam labirin waktu

Membisu

Menunggu

Melintasi waktu…………….

2011

Penulis: Rini Intama

Rini Intama Wrote several books of literature, novels, poetry. Writing a book child learning modules. How to explore and develop the potential of children. Profil penulis & pengarang perempuan Indonesia Komunitas Pecinta puisi https://riniintama.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s