Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

M. Ghufron Cholid


Puisi-puisi Moh. Ghufron Cholid
IA BERNAMA RINDU

Ia bernama rindu
Datang dari desah masa lalu
Mengerling mata cumbu
Mata waktu pun tersipu

Kamar Hati, 22 Agustus 2012

IA BERNAMA MERDEKA

Ia bernama merdeka
Tanda jiwa
Tak lagi jadi boneka

Ia bernama merdeka
Tanda reda
Hujan airmata

Kamar Hati, 22 Agustus 2012

IA BERNAMA SEJARAH

Ia bermakna sejarah
Segala benih cinta tumbuh
Di mata yang teduh
Mata rahmah
Yang tak lupa pada reruh yang rebah

Kamar Hati, 22 Agustus 2012

IA BERNAMA PETANI

Ia menanam mimpi
Di sawah nurani
Lalu pulang sebagai padi
Pada tiap diri
Di desah hari

Kamar Hati, 22 Agustus 2012

SURGA KESUCIAN CINTA

Pernikahan
Surga kesucian cinta yang anggun
Anugerah Tuhan
Tak tergantikan

Pernikahan
Surga kesucian yang anggun
Bukan rumah impian
Tercipta dari pasir-pasir keraguan

Pernikahan
Surga kesucian yang anggun
Hapus luka
Sepanjang peta setia

Kamar Waktu, 20 April 2012

AKU INGIN SEKOLAH

Aku ingin sekolah
Biar sejarah
Tak jadi gubuk rapuh

Aku ingin sekolah
Biar bunga merdeka rekah
Sepanjang desah

Aku ingin sekolah
Tolonglah
Jangan kau jarah impian yang telah tumbuh

Kamar Hati, 20 April 2012

POSTED BY MOH. GHUFRON CHOLID | APRIL 20, 2012, 6:04 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s