Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Menulis Cerpen


cover
Salah satu jenis karya sastra yang cukup diminati banyak orang selain puisi  adalah cerpen.Dengan ceritanya yang pendek dan tidak terlalu kompleks,cerpen cocok dijadikan bacaan di waktu senggang.Berawal dari kegemaran membaca , banyak pembaca yang kemudian tertarik untuk mencoba mengarang cerpen sendiri.
Siapapun mampu menyusun kalimat dengan baik , punya pengalaman hidup, dan mampu berimajinasi akan mampu mengarang cerpen.Yang penting Unsur-unsur Intrinsik Cerpen , ,berani mencoba,tekun berlatih, dan tidak lekas putus.
Cerpen merupakan cerita yang bersifat khayalan dan kebenarannya hanya sebatas dalam imajinasi pengarang.Namun,biasanya,cerpen adalah refleksi kehidupan masyarakat.Cerita yang diangkat merupakan apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.Dalam cerpen,terdapat unsur tema,tokoh,latar,sudut pandang pengarang,dan dialog.
Ada banyak aliran dalam cerpen ,diantaranya adalah :
a.       Relialisme yang melukiskan keadaan secara sesungguhnya.
b.      Romantisme yang menggunakan perasaan/intuisi untuk mengungkapkan rahasia alam.
c.       Naturalisme yang melukiskan kehidupan manusia secara gamblang blak-blakan.
d.      Impresionisme yang melukiskan suatu kejadian dan spontan sehingga banyak hal tak terduga.

e.       Absurdisme yang menyajikan kisah hidup yang tak terpahami atau nisbih

a4
Ciri-ciri atau karakteristik cerpen  :
1.      Berdasarkan jumlah kata atau halaman,berapa kira-kira panjang sebuah cerita dapat dikategorikan sebagai cerpen ?
2.      Umumnya,dalam sebuah cerpen terdapat banyak tokoh ?
3.      peristiwa yang dialami tokoh dalam cerpen itu bersifat fakta atau fiktif ? Apakah dalam cerpen ada kejadian-kejadian yang bersifat irasional/tidak masuk akal?
4.      kisah yang dialami tokoh,terjadi dalam kurun waktu yang panjang atau hanya berlangsung secara singkat ?
5.      ruang atau tempat kejadiannya, apakah dibanyak tempat atau hanya di satu dua tempat saja ?
6.      alur ceritanya,tunggal atau bercabang-cabang ? Berapa kali terjadi klimaks dalam sebuah cerpen ?
 
Pengalaman adalah sumber inspirasi yang terus terbarui dan tidak akan pernah habis digali. Tergantung bagaimana seseorang menggunakan perspektifnya dalam memandang dan memaknainya.Pengalaman akan suatu peristiwa kecil,sepele,dan singkat dapat member inspirasi untuk lahhirnya ide cerita asalkan kita mampu menyelami dan menemukan nilai-nilai yang tersembunyi dibalik peristiwa.
Pengalaman tidak selalu datang dari kejadian yang dialami diri sendiri Unsur-unsur Intrinsik Cerpen ,tetapi juga bisa berasal dari kehidupan orang lain.Pengalaman dari orang lain itu bisa diperoleh secara langsung dara narasumbernya.Hal itu terjadi saat kita mendengarkan seseorang membagi pengalaman hidupnya.
ahujanLangkah menulis cerpen tidak jauh berbeda dengn mengarang pada umumnya Unsur-unsur Intrinsik Cerpen , .Berikut ini adalah tahap-tahap penulisan cerpen :
1.      Menentukan tema cerpen. Tema merupakan permasalahan dasar yang menjadi pusat perhatian dan akan diuraikan agar menjadi jelas.Tema sangat berkait dengan amanat/pesan/tujuan yang hendak disampaikan
2.      Mengupulkan data-data,keterangan,informasi,dokumen yang terkait dengan peristiwa/pengalaman yang menjadi sumber inspirasi cerita.
3.      Menentukan garis besar alur atau plot cerita.Secara bersamaan dengan tahap ini,menciptakan tokoh dan menentukan latar cerita.
4.      Menetapkan titik pusat kisahan atau sudut pandangan pengarang.
5.      Memeriksa ejaan,diksi,dan unsur-unsur kebahasaan lain

One thought on “Menulis Cerpen

  1. buat agan2 para penulis dan pecinta cerpen , saya punya info nih…
    ada perlombaan menulis cerpen nih , hadiahnya rumayan besar gan…
    kalo yang minat boleh ikutan ko , terbuka untuk umum…
    ini alamat websitenya http://www.hutanta.com/ebooks/sinopsys/EB000001YK

    ini beneran loh gan bukan penipuan…

    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s