Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

Metamorfosa


METAMORFOSA

Memahami alam
Guratan hidup menggeliat
Selaras Nafas tanah bebatu
Tangis bumi meraung

DEBU

Gemuruh debu menderu
Mengalun kidung sendu
Tetes air di mata sayu
Bisu bibir kelu

ALAM

Alam memanas
Akar
Daun
Meranggas

KOTA

kotamati
Mengiris hati
Berlari penghuni
Menyaji sepi

PENGUNGSI

Berlapang hati
berdesak memeluk mimpi
cumbui janji hari
merindu semua usai lalu kembali

LADANG

Sawah ladang
Rumah menghilang
Akankah kita pulang ?

HENING

Dalam hening
Merindu muara berair bening
Merdu suara seruling
Meski tanah masih mengering

KEMATIAN

Aroma melati
Sangkakala berbunyi
Teriakan tentang mati
Semata kehendak ILahi

NURANI

asah nurani
menyedia empati
berbagi hati
dukaku tak mati

GELAS TERAKHIR

Gelas terakhirku hari ini
setelah duduk berjam lalu
dan kutulis puisi dengan gemetar

 

November 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s