Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata

NANI S. KARYONO


” AKU DAN KAU”

duduk mencangkung pandangi seonggok api unggun
aku dan kau
ratapi bongkahan kisah
yang leleh bersama bara
“apakah cinta kita telah mengabu?”
“lebih dari itu,” jawabku
ia telah merembes ke dalam permukaan dunia
bertumbuh bersama pohon-pohon
bersari dalam segara

duduk mencangkung
rasai pekatnya malam
seonggok api unggun tak pernah padam
dalam dada

Langit Lembang, 27 Januari 2011

ANGGUR

fajar merenggutnya
begitu saja, dari mimpi
membiarkan tubuh terhempas
menerbangkan lembaran imaji
para bidadari
dan huruf
berserakan di atas bantal

Dewiku, jangan terbangun dari mabukmu
Sebab sedang kuisi
sebotol anggur kerinduan
yang kemarin kau tenggak habis

Langit Lembang, 21 Maret 2011

ANGIN

gemintang mengirim pertanda
kau akan sembunyi malam ini
“begitu pengecutnyakah dirimu, Kakang?”
sejak tadi sudah kuhembus awan-awan
hitam
agar kau tetap mewujud rembulan
dalam jubah temaram
mengalungkan pelukanmu, andai
sebab diriku menjelma angin
untukmu
Langit Lembang, Januari 2011

2 thoughts on “NANI S. KARYONO

  1. Puisi Nani S. Karyono

    BIBIR
    kuoles gincu
    di bibirku yang meranum
    ketika sinyalmu berkedip
    mengisyaratkan barisan huruf digital
    serupa pujian
    tentang warna pink kemerahan
    yang melebar melebihi garis bibirku
    membuatmu lama
    mengecupnya
    karena bincang tak kunjung selesai

    sejak itu
    gincu hanya memiliki satu warna
    menyepuhkan rayuan
    di bibir kita yang semakin merekah
    ketika semua bagian tubuh menjadi bibir
    bahkan hati dan jantung

    tak tersisa jeda
    pada sinyalmu yang bermain mata
    selaras untaian kata
    pada layar persegi panjang
    dalam ruang jauh yang kita buat dekat:
    “aku selalu rindu pink kemerahan di bibirmu”

    Langit Lembang, Maret 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s