Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata


2 Komentar

Workshop kepenulisan – Sastra masuk sekolah

ibu2 “Bisa menulis itu keren looh …”  itu tema workshop kepenulisan di SMA San Marino Jakarta, 28 Oktober 2013. yang jelas bisa menulis itu indah karena kita bisa menemukan ide dimana-mana,  menulis itu amanah,  menulislah yang kecil tapi bertenaga dan sederhana tapi bermanfaat.  Salam kreatif

ibu3

ibu1


2 Komentar

Letak persamaan bunyi pada puisi

Berdasarkan letaknya, rima dibedakan:

persamaan bunyi yang terdapat pada awal baris pada tiap bait puisi.

persamaan bunyi yang terdapat di tengah baris pada bait puisi

persamaan bunyi yang terdapat di akhir baris pada tiap bait puisi.

persamaan bunyi yang terdapat pada bait-bait puisi yang dilihat secara vertikal

persamaan bunyi yang terdapat pada baris puisi secara horisontal

persamaan bunyi yang berbentuk sebuah kata yang dipakai berulang-ulang pada larik puisi yang mengandung kesejajaran maksud.

persamaan bunyi yang tersusun sama antara akhir larik pertama dan larik keempat, larik kedua dengan lalrik ketiga (ab-ba)

persamaan bunyi yang tersusun sama antara akhir larik pertama dengan larik ketiga dan larik kedua dengan larik keempat (ab-ab).

persamaan bunyi yang tersusun sama pada akhir semua larik (aaaa)

persamaan bunyi yang tersusun sama pada akhir dua larik puisi (aa-bb)

persamaan bunyi yang tersusun tidak menentu pada akhir larik-larik puisi (a-b-c-d)


Tinggalkan komentar

Seperti ketika kecil memaksa

ingin rebah di dada ibu

 

samar suara rindu menggelincir

aliri pembuluh nadi

seperti ketika memaksa

ingin berlari kearahmu

 

Puisi Bungkam

9 Mei 2010


Tinggalkan komentar

Namira

Namira, mengapa tak kau tulis saja puisi ?

seperti doa yang kau rebahkan di malam yang pucat

di antara kelopak waktu dan kabut cinta

sebagai pertanda yang kau tulis dimimpi-mimpi

 

Rini Intama- ktbm, Juni 2012


1 Komentar

Menunggu pelangi

tak ingin memulas warna apapun

pada kertas yang akan kukirim padamu selain putih

karena di atas putih kita menyimpan warnawarna yang pernah ada di tepian mimpi

seperti saat kita berlari di batas lengkung langit menunggu Pelangi sehabis hujan

 

Puisi di sepanjang Broadway

Rini Intama 7 maret 2011 ( dalam buku Gemulai Tarian Naz)


Tinggalkan komentar

Secawan rindu

pesan  di desa Palak kutulis manis buat eremde

tentang aroma tanah, rasa lelah dan secawan rindu

dipuncak bebatu dan kebun edelweiss

 

 

 

Rini Intama – 2011

Puisi : Besakih dan aroma bunga

 

 


Tinggalkan komentar

Kamboja merah muda

meronce mimpi dan bulan yang menusuk malam

lalu matahari akan merahasiakannya esok pagi

 

Perempuan berkebaya ungu,  sanggul panjang menjuntai kesamping

 

Meyelipkan kamboja merah muda di telinga

 

 

 

Rini Intama -2100

 

Puisi Besakih dan aroma bunga