Komunitas Pecinta Puisi

Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu hidup ini bukan sekedar tertawa. Adakalanya kita perlu tertawa agar kita tahu betapa mahalnya nilai airmata


4 Komentar

Buku-buku Keren

 

  1. Gemulai Tarian Naz,  Jejak sajak Rini Intama
  2. Kado sang terdakwa,  antologi puisi Tangerang serumpun
  3. Merapi Gugat, Sastra etnik 13 Penyair
  4. Ruang jingga,  antologi puisi 12 Penyair
  5. Fiksimini, antologi puisi pendek – Kosakatakita,
  6. Phantasy Poetica Imazonation, antologi puisi cerpen, Penulis muda Indonesia,
  7. Gadis dalam cermin, kumpulan cerpen Tangerang Serumpun
  8. Spring Fiesta – Pesta Musim Semi,  kumpulan puisi dua bahasa
  9. Sekuntum Jejak Antologi Puisi Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang

10. 105 Penyair dalam kebangkitan Sastra Pekalongan

11. Beranda rumah cinta, antologi puisi 52 penulis

12. Analekta Beruq-beruq (Perempuan Mandar menjawab) Menulis artikel “Pendidikan anak dalam perspektif perempuan Mandar”

13. Profil Perempuan pengarang dan penulis Indonesia(Kosakatakita)

14. Tifa Nusantara Antologi puisi dan cerita rakyat dalam acara ‘Temu karya Sastrawan Nusantara’

 

rini4


2 Komentar

Letak persamaan bunyi pada puisi

Berdasarkan letaknya, rima dibedakan:

persamaan bunyi yang terdapat pada awal baris pada tiap bait puisi.

persamaan bunyi yang terdapat di tengah baris pada bait puisi

persamaan bunyi yang terdapat di akhir baris pada tiap bait puisi.

persamaan bunyi yang terdapat pada bait-bait puisi yang dilihat secara vertikal

persamaan bunyi yang terdapat pada baris puisi secara horisontal

persamaan bunyi yang berbentuk sebuah kata yang dipakai berulang-ulang pada larik puisi yang mengandung kesejajaran maksud.

persamaan bunyi yang tersusun sama antara akhir larik pertama dan larik keempat, larik kedua dengan lalrik ketiga (ab-ba)

persamaan bunyi yang tersusun sama antara akhir larik pertama dengan larik ketiga dan larik kedua dengan larik keempat (ab-ab).

persamaan bunyi yang tersusun sama pada akhir semua larik (aaaa)

persamaan bunyi yang tersusun sama pada akhir dua larik puisi (aa-bb)

persamaan bunyi yang tersusun tidak menentu pada akhir larik-larik puisi (a-b-c-d)


Tinggalkan komentar

Ilalang

bukankah kau ingat juga tentang surat kecil yang ku layangkan ? 

dimana aku tinggalkan catatan itu lalu jatuh di bukit ilalang

terbawa angin dalam kidung rindu yang hilang

Rini Intama – Amara dalam episode setangkai Edelweis

2011


1 Komentar

Jejak yang menghilang

Aku mencarimu sepanjang jalan tadi

Tak kusebut dahi yang berpeluh

Dan tangis kaki yang tak henti

Dada bidangnya yang kurebahi dalam diam

saat kuingat mata hitamnya yang menghujam

mata yang  telah kusimpan di laci tua sebulan yang lalu

saat bulan hanya setengah dan kueja dengan getar

seperti halnya sebuah sketsa 

yang kucoret di dinding paling senyap dalam jeda waktu yang panjang

Jejak yang  menghilang di bias warna

Rini Intama

Februari 2011


2 Komentar

SAJAK HAMPA, senandung lirih di sebuah Rumah Sakit Jiwa

Di rintih jiwa melolong jerit kehidupan yang hilang

ziarahi jarum kecil menusuk dikesakitan yang kelabu
tak ada kata selain lengking jurit malam

angin menderai membawa sedu sedan sepanjang jalan
tulang belulang meluruh seketika dan hitam diam
bukan upaya tak menyebar sadar mengayuh rakit
dan biduk bergetar diriak air

tak ingkar jika melihat nestapa dalam debar
cahaya memendar melepas didepan cermin kusam
dalam waktu sepanjang badan

kerontang jiwa, kerontang raga
tatap kosong melompong
menggadai rindu tak bergejolak
tertikam lelap tak sempat ada tawa
memeluk pagi tanpa suara

dengus lirih, menggores
mencabik, menjejal dikepala
berbisik meraba keinginan
syair bertanya di mana lagu sang pipit ?

kumandang dendam merajam
tentang kesalahan sesosok damba
yang terseret arus tak bertuan

maka hilang hilanglah seraya menunggu jawab Tuhan

Jatibening
23 Maret 2010
Dalam Buku Gemulai  Tarian Naz


13 Komentar

Berita menarik


15 Komentar

NEGERI PUISI

NEGERI IBU
Hamparan sawah, hutan jati dan ruang-ruang purba, melukis
sejarah sepi dan beku di antara ribuan ilalang.

NEGERI ANGAN-ANGAN
Angan-angan menjelma secangkir kopi di atas meja makan.

NEGERI PUISI
Rahim bumi melahirkan puisi para petinggi, ada janji, manipulasi
dan korupsi yang tersimpan dalam kopor di bandara luar negeri.

NEGERI LUKA
Kebenaran dan keadilan seperti mimpi terbujur kaku. Luka
menganga dan darah menetes tak henti.

Rini Intama - Juli 2011
(dalam Buku  : Antologi 600 Fiksimini (Penerbit KOSAKATAKITA 2011)