Lelaki tua

Dia menyimpan kenangan di lembaran buku, ada beberapa nama perempuan meliuk indah dalam tulisannya. Sekarang tak satupun nama itu menemani hari tuanya Cirebon, 5 November 2011 Rini Intama

METAMORFOSA

Memahami alam Guratan hidup menggeliat Selaras nafas tanah bebatu Tangis bumi meraung November 2010

Surat kecil untuk Mei

Mei, sudah kurangkai ribuan kata bahkan lebih disecangkir kopi pekatmu 21 Mei 2012

Kekasih

kau datang dengan seikat bunga mawar putih secarik kertas terakhirmu menerbangkan cerita mimpi tentang seronce melati di hari pernikahan nanti seraya terus kita menembang puisi puisi   itu cerita kemarin saat rembulan luruh dalam asap kelabu hari ini nafasku menyesak dekat pusaramu   November 2010 Rini Intama dalam buku “Merapi Gugat”

Jejak yang menghilang

Aku mencarimu sepanjang jalan tadi Tak kusebut dahi yang berpeluh Dan tangis kaki yang tak henti Dada bidangnya yang kurebahi dalam diam saat kuingat mata hitamnya yang menghujam mata yang  telah kusimpan di laci tua sebulan yang lalu saat bulan hanya setengah dan kueja dengan getar seperti halnya sebuah sketsa  yang kucoret di dinding paling [...]

Mengerti dengan sederhana

mengerti dengan sederhana tak menghilang makna seperti doa dan cerita dini hari menyaji diri dengan teropong hati Rini Intama – dalam puisi kecil

Perjalanan – sebuah Fiksimini

Perjalanan Seorang anak bertanya pada ibunya, “setiap hari kita berjalan, di mana ujung perjalanan ini bu ?“ , Sang ibu membawa anak itu ke makam ayahnya. “Di sini nak”, katanya pelan  Rini Intama 5 Des 2011

Kamu adalah inspirasi bagi orang-orang di sekelilingmu

Apa yang sudah saya, kamu dan kita semua lakukan agar bisa menginspirasi orang-orang di sekeliling kita  ? Banyak, rasanya banyak sekali ya yg ingin kita lakukan,  jawaban yang tepat tentu saja “maka lakukan saja tak harus menunggu lagi”. Salam kreatif

Kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita arti kesungguhan

Apa yang terjadi saat pertama kita mengalami kegagalan ? mungkin menangis, menjerit, kesal, seharian tidur atau jalan dan makan banyak ?  apakah semua kemungkinan itu sungguh membuat kita nyaman ?   Kalaupun ya mungkin hanya beberapa saat, setelah itu apakah persoalan menjadi selesai  ?   lalu kita merenung dan kesal lagi.  ?   Sampai saat [...]

SAJAK HAMPA, senandung lirih di sebuah Rumah Sakit Jiwa

Di rintih jiwa melolong jerit kehidupan yang hilang ziarahi jarum kecil menusuk dikesakitan yang kelabu tak ada kata selain lengking jurit malam angin menderai membawa sedu sedan sepanjang jalan tulang belulang meluruh seketika dan hitam diam bukan upaya tak menyebar sadar mengayuh rakit dan biduk bergetar diriak air tak ingkar jika melihat nestapa dalam debar [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.